Pembukuan yang Terbentuk Sendiri dari Setiap Transaksi
Pembukuan manual di akhir bulan melelahkan dan rawan salah. Dengan jurnal otomatis, setiap penjualan dan penerimaan barang langsung terbukukan sesuai standar akuntansi.
- Akuntansi
- Otomasi
- PSAK
Bagi banyak bendahara koperasi, akhir bulan adalah masa paling menegangkan: mengumpulkan nota, mencocokkan angka, dan menyusun jurnal satu per satu. Proses ini bukan hanya melelahkan, tetapi juga menjadi titik paling rawan kesalahan.
Setiap transaksi sudah membawa informasi akuntansinya
Ketika sebuah penjualan terjadi, sebenarnya semua informasi yang dibutuhkan untuk membukukannya sudah ada: nilai penjualan, harga pokok, metode pembayaran, dan pajaknya. Yang selama ini terjadi hanyalah informasi itu dicatat ulang secara manual ke dalam jurnal.
Sistem yang terpadu menghilangkan pencatatan ganda ini. Begitu transaksi tersimpan, jurnal akuntansinya terbentuk otomatis.
Sesuai standar, bukan sekadar cepat
Otomasi tidak berarti mengabaikan kaidah. Jurnal yang dibentuk SIKOPIT mengikuti Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang berlaku:
- Persediaan dinilai dengan metode rata-rata tertimbang (PSAK 14).
- Barang konsinyasi diperlakukan sebagai pendapatan komisi, bukan penjualan penuh (PSAK 72).
- Setiap jurnal memiliki referensi ke transaksi asalnya untuk keperluan audit.
Bendahara kembali ke pekerjaan yang bernilai
Ketika pembukuan rutin berjalan sendiri, bendahara tidak lagi menghabiskan waktu untuk menyalin angka. Waktu itu bisa dialihkan untuk menganalisis keuangan, menyusun anggaran, dan membantu pengurus mengambil keputusan yang lebih baik.
Itulah tujuan otomasi yang sesungguhnya: bukan menggantikan manusia, melainkan membebaskannya dari pekerjaan yang seharusnya tidak perlu dikerjakan manusia.